Bisnis Ilegal Sedang Marak Kini Ditreskrimsus Polda Kepri Gelandang Tiga Tersangka

  • Whatsapp

KopasTv.com Kepri – 3 (tiga) orang Tersangka inisial DI alias D, SS alias S dan DT alias BT diamankan oleh tim Ditreskrimsus Polda Kepri atas penyalahgunaan pengangkutan dan niaga BBM jenis Bio Solar bersubsidi. Hal tersebut disampaikan oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Tabana Bangun, M.Si didampingi Dirreskrimsus Polda Kepri Kombes Pol Nasriadi, SH., S.IK., MH., Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S, S.IK., M.Si dan Kepala Bea Cukai Batam Ambang Priyonggo, S.IP., MPA. Rabu (15/2/2023).

Ketiga orang tersangka inisial DI alias D yang merupakan pemilik ke-3 kendaraan, SS alias S (supir mobil Mitsubishi Storm) dan DT alias BT (supir mobil Pelangsir) diamankan oleh tim Ditreskrimsus Polda Kepri pada hari Selasa tanggal 7 Februari 2023 di depan Ruko Merlion Square, Kelurahan Tanjung Uncang, Kecamatan Batu aji, Kota Batam.

Bacaan Lainnya

Modus operandinya adalah Pelaku memodifikasi kendaraan Mitsubishi Storm yang didalamnya ada tangki plat besi berkapasitas ±150 liter dan kendaraan mobil Nissan Terano yang didalamnya ada tangki plat besi dengan kapasitas ±800 liter yang disimpan di dalam kendaraan dan juga memodifikasi tanki standar kendaraan dengan cara membuat selang dan pompa yang terhubung dengan tanki tambahan/jerigen-jerigen. Dalam praktek pembelian BBM Solar di SPBU pelaku menggunakan 4 buah kartu Brizzi Fuel Card yang telah diubah menggunakan sticker sehingga menyerupai seolah-olah asli dengan kendaraan yang digunakan untuk mengelabui petugas SPBU, selanjutnya BBM Bio Solar yang dibeli tersebut ditampung didalam 1 (satu) unit mobil KIA Travello yang didalamnya ada tangki plastik persegi empat berkapasitas 1000 liter BP 7075 DC dan 23 (dua puluh tiga) buah jerigen berkapasitas 35 liter kemudian dijual kembali dengan harga tinggi kepada industri proyek di Kota Batam.

Adapun dalam 1 hari ketiga pelaku bisa mendapatkan BBM Bio solar sebanyak ±1.400 liter/1 ton yang mana setiap liternya dibeli seharga Rp 6.800 (enam ribu delapan ratus rupiah) dan akan dijual kembali dengan harga Rp 10.000 (sepuluh ribu rupiah).

Dari hasil penindakan yang dilakukan oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Kepri telah diamankan barang bukti berupa 1 (satu) unit mobil KIA Travello yang didalamnya ada tangki plastik persegi empat berkapasitas 1000 Liter BP 7075 DC; ±1500 (seribu lima ratus) BBM jenis Solar yang berada di Mobil KIA Travello dan mobil Nissan Terano, 23 (dua puluh tiga) buah jerigen berkapasitas 35 liter, 1 (satu) unit pompa minyak, 1 (satu) unit selang minyak, 1 (satu) unit Nissan Terano yang didalamnya ada tangki plat besi dengan kapasitas ±800 liter BP 1301 ZL, ±150 (seratus lima puluh) liter bahan bakar minyak jenis Solar, 1 (satu) unit pompa minyak, 1 (satu) unit mobil Mitsubishi Storm yang didalamnya ada tangki plat besi berkapasitas ±150 Liter BP 8818 ZF, 4 (empat) buah kartu Fuel Card Brizzi warna kuning dan 1 (satu) unit pompa minyak.

Atas perbuatannya, terhadap tersangka diterapkan Pasal 40 angka 9 Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022, tentang Cipta Kerja sebagaimana mengubah Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi “Setiap orang yang menyalahgunakan Pengangkutan dan/atau Niaga Bahan Bakar Minyak, bahan bakar gas, dan/atau liquefied petroleum gas yang disubsidi dan/atau Penyediaan dan pendistribusianya diberikan penugasan Pemerintah” dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan pidana denda paling banyak Rp 60 Miliar.

Pewarta ” Hans / Roni
Editor ” Agus Ipenk

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *