Pemkab Tuban Akan Terus Mewujudkan Jumlah Desa Mandiri dan Bebas Dari Status Desa Berkembang di Tahun 2023

  • Whatsapp

KOPASTV.COM TUBAN – Kepala Dinas Sosial, P3A dan PMD Kabupaten Tuban, Eko Julianto menjelaskan, untuk target pada 2023 ini, pihaknya ingin bebas dari status Desa Berkembang dan adanya peningkatan jumlah Desa Mandiri.

“Untuk target utamanya bebas dari status Desa Berkembang,” ungkap Eko, Senin (13/02).

Bacaan Lainnya

Data yang dihimpun di Dinas Sosial, P3A dan PMD menyebutkan, di Kabupaten Tuban terdapat 328 desa dan kelurahan yang tersebar di 20 kecamatan. Dari angka itu, beberapa desa masuk kriteria mandiri,  maju, berkembang, tertinggal dan sangat tertinggal berdasarkan Indeks Pembangunan Desa (IPD).

Berdasarkan data 2022, Kabupaten Tuban memiliki 73 Desa Mandiri, 194 Desa Maju, 44 Desa Berkembang dan 0 Desa Tertinggal.

“Untuk membedakannya berdasarkan kualifikasi, ada 870 indikator dan ribuan esai melalui aplikasi Indeks Desa Mandiri (IDM),” terang Eko.

Mantan Kabag Kesra Setda Tuban ini menandaskan, IDM tersebut dilakukan oleh Kementerian Desa melalui desa dengan pendamping ahli profesional.

“Biasanya Maret hingga Juli teman-teman melakukan pendataan melalui aplikasi IDM,” sebut dia.

Bahkan, ia menyebut pada 2022 lalu salah satu desa di Kabupaten Tuban masuk ranking 7 nasional sebagai Desa Mandiri, yaitu Desa Merkawang, Kecamatan Tambakboyo.

Adapun upaya untuk mewujudkan itu semua, masih kata Eko, karena IDM itu butuh banyak hal, maka pihaknya otomatis butuh koordinasi dengan berbagai stakeholder dan OPD terkait.

“Kalau dari sisi kami, sistem keuangan, lembaga dan BUMDes kita perkuat untuk penilaian IDM,” sambungnya.

Adapun koordinasi dengan OPD lain, ujar Eko, yakni terkait pembangunan, penanganan sampah, stunting dan banyak hal penunjang lainnya.

“Desa itu ibarat kabupaten kecil, sehingga semua aspek akan dinilai, seperti keamanan, lingkungan, ekonomi dan banyak seluruh aspek dinilai oleh sistem,” pungkasnya.

Penulis ” chusnul huda / Ahmat
Editor ” Agus

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *